Apa, Siapa, Mengapa Saya Jualan??

Menyukai dunia pendidikan, strategi branding dan marketing untuk sekolah dan lembaga serta secangkir kopi hitam tanpa gula. Kenalan yuk!

2 menit

Ada yg tanya, mas sampean ini sebenarnya mau apa? Kemarin nawarin lisensi, nawari buku, madu, sekarang nawari kurban??

Lho, belum tahu sampean?, Saya tanya balik.

Kalau lihat di bio saya, itu kan tertulis education, branding & marketing enthusiast. Kalau dialih bahasa, jadi saya suka membahas segala hal tentang dunia pendidikan, branding serta marketing.

Nawari sampean ini salah satu jalan ninja saya utk menyelami pengalaman nawarin.

Sales maksudnya??

Selling, menjual adl salah satu bagian dari marketing. Tapi, bukan hanya melulu tentang jualan. Ada riset, menentukan harga, ngarang2 customer pesona, bikin USP (Unit Selling Point), bikin Funnelling, bikin kolam ikan, eh maksudnya iya funnelling itu, dsb.

Segala pekerjaan marketing yg sudah saya mulai semenjak tahun 2010 lalu, jika pas kuliah di tahun2 sebelumnya saya anggap belum serius karena nyambi2 ngasih les2an saja. Itu tdk masuk itungan karena blm diniatkan pure marketing.

Lanjut. Nah, akhir-akhir ini saya tergerak kembali menekuni dan sekali lagi mencoba naik level utk belajar lagi branding dan marketing.

Harapannya jika sdh bisa, maka pengalaman ini bisa dikristalisasi menjadi sesuatu yg bisa dibagikan kepada teman2 pengajar terutama yg blm kebayang dunia beginian.Biar saya saja yg menjadi tukang coba2.

Makanya saya kemarin nawarin, jika butuh lisensi original silakan mampir ke www.lisensipro.com, jika butuh madu Sumbawa atau madu ternak Pasuruan langsung japri, jika suka baca ini lho di www.trilogibukukeren.com ada buku bagus.

Sekarang mumpung mendekati bulan Kurban, iya saya cerita tentang kurban.

Cerita saja? Iya, cerita saja.

Jika sampean tertarik, iya alhamdulillah. Semoga jadi jalan amal baik. Jikapun tdk tertarik, iya saya pun tdk memaksa.

Baca juga  Mengatasi Kesedihan dengan Hidup dalam Ruang Waktu yang Terbatas

Memangnya kenapa harus kurban lewat saya? Lha, saya bukan nawari kurban lewat saya. Saya cuman cerita, ini lho di bit.ly/ayokurban2020 menarik.

Kurban gak pake ninggalin kamar dan rumah. Tutal tutul sebentar, selesai.

Memangnya kenapa di bit.ly/ayokurban2020 ? Wes sampean baca2 sendiri, nanti kan tahu ada apa disana.

Wes sudah malam, besok diterusin lagi ya.

Sabtu, 27 Juni 2020
Catatan Kaum Rebahan Malam

Dapatkan info terbaru
melalui email..

Leave a Reply