Selasa, 27 Agustus 2019

Catatan Secangkir Kopi Hitam (CSKH) Day #20 - Ketakutan


Hari ini tepatnya hari Selasa, kantor kami sedang mengadakan Medical Check Up untuk semua karyawan.

Sedari kemarin kita sudah diworo-woro untuk menahan ngemil dan makan semenjak jam 8 malam. Wal hasil, saat masuk kantor. Hampir dipastikan semua orang sedang menikmati 'rasa lapar' yang menyerang.

Ruang kantor yang biasanya tidak terlalu ramai, bahkan cenderung tenang mendadak menjadi ramai riuh. Selain, membicarakan tentang prosesi pengambilan darah dan tentunya jeritan2 yang keluar saat hendak disuntikkan jarum pengambil darah.

Saya sendiri juga agak kecut, melihat jarum jam yang dipakai mbak2 perawat. Terakhir kali saya merasakan jarum suntik pengambil darah adalah 3 tahun yang lalu, dimana saya diharuskan untuk diambil darahnya tiap minggu. 

Dan momen ini sukses membuat saya dagdigdug seolah menunggu doorprize yang dibagikan.
Beruntungnya, saat prosesi pengambilan darah yang di awal, tampak menyeramkan dan sudah terbayang2 nyelekitnya, tidak terasa sakit. Hanya terasa seperti digigit semut merah.
Menariknya, saya jadi tertawa geli melihat ekspresi beberapa orang yang pucat pasi saat dipertemukan dengan mbak2 perawat yang sudah siap dengan sarung tangan dan suntik yang siap sedia jika dibutuhkan.
Takut. Perasaan yang dimiliki oleh manusia, sebagai fitrahnya makhluk sosial sekaligus makhluk individual yang dilengkapi dengan berbagai perasaan.
Setiap orang mempunyai ketakutan masing-masing. Ada yang dipertemukan dengan mbak2 perawat beserta jarum suntik yang nampak imut. Ada juga yang lari terbirit-birit saat berhadapan dengan kucing, rambutan, balon, badut de el el.

Lalu, yang menjadi pertanyaan. Apa yang bisa dilakukan untuk melawan rasa takut tersebut? Apa memang harus dilawan atau dinikmati? 2 pertanyaan yang mari kita jawab dan diskusikan sembari menikmati secangkir kopi hitam.

Jika saya ditanya 2 pertanyaan di atas sembari ngopi2, maka dipikiran saya tertuju pada Apa yang hendak dicapai saat bisa menaklukkan atau menikmati ketakutan tersebut? Apa dampaknya pada diri atau oranglain? Atau lebih keren, apa dampaknya pada produktifitas kita?

Saya masih berdebar-debar jika bertemu dengan bapak2 berkumis yang berseragam di pinggir jalan sembari menggunakan helm. Entah perasaan takut atau sedang jatuh hati...#eh

Entah karena berbagai pengalaman saat ditilang, kemudian ikut sidang kadang2 juga ikut sidang 1 menit di kantornya lalu selesai dengan mengeluarkan beberapa lembar rupiah.

Nah, abaikan cerita barusan. Kembali ke pertanyaan tentang ketakutan. Melawan atau menikmati. Jika saya disuruh melawan rasa takut itu seperti perasaan saya pertama kali dan awal-awal harus tampil di depan publik (sampai sekarang juga sih). Saya berupaya untuk:
  1. Tenang. Mengambil nafas yang panjang dan pelan sembari membaca doa. Karena saya percaya dengan ketenangan yg baik, maka ketakutan itu akan sirna dengan sendirinya.
  2. Mengendalikan Alur. Kamsud eh maksud saya adalah saat kita ketakutan, kita dikendalikan oleh emosi atau perasaan takut itu sendiri. Sehingga, kita kehilangan fungsi akal sehat yang seharusnya membuat lebih tenang dan bisa mengendalikan situasi (alias perasaan). Saat sudah tenang, saya biasanya mengalirkan perasaan positif (tenang) ke seluruh tubuh dengan bergerak bebas, gerakan-gerakan ringan. Dan mengupayakan untuk meningkatkan daya nalar dan logika. Serta memotivasi diri untuk tetap menikmati suasana.
Jadi kesimpulannya, saya melakukan keduanya. Melawan lalu 'menikmati', meskipun bukan menikmati ketakutannya, tetapi menikmati suasana dan alur cerita yang menjadi latar belakang ketakutan atau saya lebih suka menyebutnya tantangan.

Oh ya, ini mungkin tidak berlaku kepada perasaan takut akan adanya 'makhluk halus', 'penampakan2 gaib', atau ketakutan yang ekstrim. Bisa jadi ketakutan itu muncul karena persepsi, pengalaman bahkan trauma yang membutuhkan waktu dan sesi konseling untuk menyembuhkannya.

Jadi, anda sedang menikmati ketakutannya, melawannya dengan secangkir kopi?

Bagikan

Jangan lewatkan

Catatan Secangkir Kopi Hitam (CSKH) Day #20 - Ketakutan
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D