Jumat, 20 Juli 2018

Mengapa Semangat Menular?


Pernahkah anda dalam suatu kelas atau kelompok ikut bersemangat saat ada salah seorang dari teman anda begitu terlihat bersemangat dan seolah-olah anda ikut tertular?

Suatu penelitian dilakukan oleh Ron Friendman salah satu pakar Psikologi di Universitas Rochester yang berkaitan dengan pengaruh semangat yang menular.

Penelitian ini menceritakan bahwa ada 2 kelompok mahasiswa. Kelompok pertama yang dimana 1 mahasiswa diberikan teman 1 mahasiswa lain yang mempunyai motivasi yang luar biasa dalam belajar. Sedangkan kelompok lain sebaliknya, menyandingkan mahasiswa tersebut dengan mahasiswa yang mempunyai motivasi yang rendah.

Hasilnya adalah mahasiswa yang ditemani oleh mahasiswa yang mempunyai daya motivasi yang besar ternyata mengalami peningkatan nilai (prestasi). Sedangkan, kelompok lain mengalami penurunan nilai (prestasi).

Uniknya, saat kedua kelompok ditanya apakah mereka merasa mahasiswa yang punya daya semangat tinggi menjadi alasan peningkatan nilai atau prestasi mereka. Mereka menjawab tidak ada pengaruhnya. Namun mereka juga kesulitan untuk menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.

Menurut Ron Friendman, proses peniruan motivasi ini terjadi di bawah alam bawah sadar. Proses imitasi ini adalah naluri dasar manusia yang saat melihat orang lain tersenyum, kita akan menirunya. Begitu pula sebaliknya.

Kesimpulannya adalah, lingkaran terdekat kita yang sering berinteraksi dengan kita sangat berpengaruh terhadap bagaimana sikap kita terhadap tantangan hidup yang kita hadapi. Bersemangat, bahagia, sedih, depresi adalah pilihan-pilihan hidup yang bisa jadi bergantung kepada siapa saja orang-orang yang ada di sekitar kita.

Bagikan

Jangan lewatkan

Mengapa Semangat Menular?
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D