Rabu, 06 Juni 2018

Catatan Secangkir Kopi Hitam (CSKH) Day #17 - Zona Nyaman


Pernahkah anda kawan merasa berangkat bekerja serasa begitu lemes dan tidak menggairahkan. Sesampainya di kantor atau tempat kerja, senyumpun terasa hambar. Ditambah lagi agenda-agenda serta to-do-list yang terlihat tidak berkurang setiap harinya. Mata selalu memandang ke arah jam tangan, kalender serta hari Sabtu dan Minggu.

Padahal anda sudah mendapatkan gaji yang cukup. Hidup cukup bahagia. Anda adalah salah satu orang yang beruntung di dunia ini. Kesehatanpun digenggaman anda. Hari-hari yang anda lalui sama seperti hari-hari sebelumnnya. Tetapi, semakin lama semakin hambar menjalani dan terasa hanya berupa rutinitas-rutinitas yang itu-itu saja.

Pernahkah anda merasa demikian?

Bisa jadi anda sedang berada di Zona Nyaman. Comfort zone kalau istilah kerennya. Adalah area atau zona dimana anda merasa aman, nyaman, tentram, seperti sedang dibuai dengan waktu dan keadaan. Di dalam zona ini seolah-olah waktu berhenti berjalan. Anda melakukan kegiatan yang sama setiap harinya dan merasakan "kebahagiaan" dan "kepuasan"

Saat pertama kali berada di dalam Zona Nyaman ini, maka kebagiaan dan kepuasan nampak begitu menyenangkan, meningkatkan rasa percaya diri serta harga diri anda atas pencapaian yang telah anda upayakan. Anda seolah-olah sedang menikmati pencapaian anda dengan berebah di sofa ternyaman sedunia sambil melakukan apan yang anda sukai.

Tetapi, lama-kelamaan zona nyaman ini membuat anda merasa stuck, melakukan rutinitas-rutinitas semata, dan kehilangan makna atas apa yang sedang anda lakukan dan upayakan. Inovasi terhenti, daya ungkit berkurang serta semangatpun memudar.

Kita, terkadang terjebak dengan zona ini. Saat belum memiliki rumah sendiri, begitu bersemangat berjuang mancari nafkah, mencari peluang-peluang, dan sebagainya. Tetapi, saat sudah memiliki rumah dan menempatinya. Perlahan-lahan mulai menikmati apa yang ada dirumah anda tersebut. Setiap sudutnya sudah tidak terlalu berkesan seperti pertama kali anda menempati rumah itu. Semangat untuk mencari peluang-peluang untuk bisa dikonversi kepemasukan dan untuk tabungan sudah mulai hilang. Ini contoh zona nyaman saat sudah memiliki rumah.

Saat sedang berjuang mencari perkerjaan yang anda impikan, berkali-kali mencoba melamar diposisi yang anda incar, mengikuti berbagai job fair, lalu mengikuti proses seleksi dengan antrian yang mengular. Semua terbayar saat anda menerima telepon bahwa anda diterima dan harus siap bekerja minggu depan. Saat pekerjaan sudah digenggaman, perlahan-lahan melenakan semangat belajar anda. Perlahan-lahan mengikis semangat menambah ketrampilan dan kompetensi anda.

Saat sedang berjuang menjadi guru baru, anda berjibaku dengan tangisan-tangisan anak, kepala mulai pening jika anak-anak di kelas mulai saling berteriak-teriak, dan tentu saja berbagai pelatihan anda lahap karena haus akan ilmu menghadapi anak-anak yang kinestetik. Saat itu anda begitu bersemangat untuk mempelajari dan menyiapkan RPP sebaik dan sesempurna mungkin. Ditambah dengan media pembelajaran yang anda buat sendiri seminggu sebelumnya. Hari-hari yang anda lalui begitu berisi dan bergairah. Namun, setelah beberapa tahun menjalani profesi guru, dan kini anda telah menjadi guru senior. Hari-hari yang anda lalui seperti hari-hari yang "biasa" saja. Tidak ada letupan-letupan keinginan dan hasrat untuk memperbaiki RPP dan pembelajaran yang WoW seperti dulu. Anda menjalani hari seperti pegawai, datang ceklok, pulang ceklok serta menanti-nanti waktu admin sekolah memberitahukan pengumuman bahwa gaji telah ditransfer.

Nah, begitu halus dan pelan Zona Nyaman mulai menjangkiti anda kawan. Sangat tidak terasa, tahu2 anda sudah berlama-lama di Zona Nyaman tersebut. Saat anda berlama-lama disana, diluar zona nyaman bumi berputar, waktu berjalan dan segalanyabtelah memulai perubahan dan pelbagai inovasi. Anda yg baru tersadarpun dikagetkan dg perubahan tsb. Pilihannya adalah anda segera keluar dari zona tersebut dan merancang ulang tantangan atau tetap di dalam zona nyaman tersebut. Sampai saatnya zona nyaman anda terberangus oleh waktu dan perputaran dunia.

Sekarang anda masih di Zona Nyaman atau sedang berpacu untuk keluar dari zona ini? Kali ini hanya kopi hitam di awang-awang.

Bagikan

Jangan lewatkan

Catatan Secangkir Kopi Hitam (CSKH) Day #17 - Zona Nyaman
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D