Selasa, 25 Juli 2017

CSKH Day #13 - Garis Tengah



Sepanjang perjalanan saya menuju bandara, tanpa sadar saya terfokuskan pada garis putus-putus yang ada di jalan raya. Garis putus-putus tersebut membelah jalan menjadi 2 bagian yang "sama" lebarnya. Beberapa ruas jalan ada juga yang tidak ada garis putus-putusnya atau memang karena garisnya telah pudar dimakan waktu.

Dengan adanya garis putus-putus ini jalanan yang ramai oleh kendaraan bisa mengikuti arah dengan baik. Yang berasal dari arah kiri maupun dari arah kanan. Garis ini membantu pengendara menentukan "batas" mana yang bisa menjadi haknya atau menjadi hak pengendara lainnya.

Manakala kita mengambil hak pengendara dari arah sebaliknya, kita berupaya agar tidak sampai membahayakan diri ataupun mereka. Tetapi kehati-hatian ini juga seringkali berubah menjadi "keegoisan" kita untuk mengambil dan menyerobot hak pengendara dari arah sebaliknya. Kita merasa bebsa, berhak, dan berkuasa atas jalan yang telah terbagi dua oleh garis putus-putus tersebut.

Beruntungnya, ada beberapa petugas berseragam cokelat yang siap memberi kartu kuning ataupun kartu merah jika kita dinilai membahayakan pengendara lainnya. Entah menurut anda ini beruntung atau sebaliknya.

Dalam hidup terkadang kita entah secara "sengaja" atau "tidak sengaja" mengambil hak orang lain yang menurut kita "wajar". Keegoisan kita membuat segalanya menjadi :"benar". Pembenaran yang berawal dari keegoisan kita untuk segera menunaikan dan menyelesaikan urusan kita. Kita mengenyampingkan urusan dan keselamatan orang lain dan menganggap urusan kita "lebih penting" daripada urusan mereka.

Satu, dua, tiga kali kita "selamat" atau bahkan belum genap empat kali, kartu kuning dari pak seragam cokelat atau Tuhan sedang menguji kita dengan menghilangkan sedikit fokus kita yang mengakibatkan kita menikmati sedikit goresan atau nikmatknya berbaring di atas jalan raya.

Orang yang di dzalimi itu doanya mustajab. Bisa jadi orang-orang yang hak jalannya anda ambil merasa terdzalimi dan tidak sengaja memberikan doa yang bisa bikin anda tersenyum kecut. Semoga anda, saya dan orang-orang yang sedang belajar membagi jalan bisa tetap woles dalam berkendara agar tidak saling mengambil hak orang lain. Setiap orang mempunyai hak yang sama, kecuali dalam keadaan darurat.

Kopi saya jadi agak dingin karena lamunan garis putus-putus dijalanan tadi. Apakah di angkasa ada garis putus-putusnya? Tanya hati saya pada mas-mas pilot yang sedang bawa koper.

Bagikan

Jangan lewatkan

CSKH Day #13 - Garis Tengah
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D