Kamis, 22 Oktober 2015

Keringat dan Kerak


Pagi ini mungkin sudah menjadi rezeki untuk menuntun si meong sampai kantor dg berjalan kaki kurang lebih 400 m. Setelah menikung dengan kecepatan sedang lalu mengurangi gas tangan, eh si meong tiba-tiba manyun dan ngambek enggan meneruskan perjalanan yang kurang seduikit sekali sampai kantor.
Bersama dengan rekan saya yang kebetulan hari ini bareng berangkatnya nuntun si meong sampai kantor.

Setelah berupaya untuk mencari bengkel yang terdekat dari kantor barulah saya bisa bernafas dengan rileks sambil menunggu hasil autopsi dari sang reparator. Akhirnya ditemukan sebab, ternyata ada bagian dari mesin yang berfungsi sebagai komponen pembakaran mengalami peng-kerak-an yang mengakibatkan tidak terjadinya kontak yang pas untuk membuat mesin bekerja dengan baik.

Kita seringkali menganggap hal yang muncul dipermukaan itulah yang terjadi. Padahal sebenarnya jika kita mau untuk menyingkap hal yang ada di "dalam", mungkin kita akan menemukan "kerak" atau sebab mengapa itu terjadi.

"Kerak" yang muncul di mesin meong saya tentunya tidak saya duga. Selain ilmu permesinan yang sangat amat kurang, dan bagi saya mencuci sepeda motor yang setelahnya motor sudah tampak berkilauan mengalahkan rambut bintang iklan shampo sudah cukup bagi saya. Ternyata? Belum!

Bisa jadi keringat yang muncul di pagi hari ini merupakan tanda supaya saya lebih sering berkeringat (untuk menipiskan lapisan lemat di tubuh) atau bisa jadi menjadikan saya lebih "peka" terhadap "kerak" yang ada di si meong dan lainnya.

Bagikan

Jangan lewatkan

Keringat dan Kerak
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Tinggalkan komentar Anda disini! Komentar berbau2 iklan atau terang2 iklan akan saya bantu promosikan tapi bukan disini :D